The Bet

343 words * “Pinjam pulpen, dong.” Juyeon yang sedang menyalin catatan pun mendongak setelah mendengar suara yang tidak asing di telinganya dan menatap Baekhyun sinis. “Mana pulpenku yang kemarin?” Baekhyun terdiam sambil memikirkan kejadian kemarin. “Ah, ketinggalan dirumah,” katanya sambil tersenyum konyol. “Kau bohong.” “Apa?!” seru Baekhyun, terkejut karena Juyeon menuduhnya berbohong. “Aku mengatakan yang…

Crazy

141 words * Kyungsoo mengernyit. Ia tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar dari mulut Baekhyun. “Serius?” Baekhyun mengangguk mantap, meyakinkan Kyungsoo bahwa perkataannya benar. Dengan cepat Kyungsoo langsung menyingkirkan buku yang ia baca dari pangkuannya dan berjalan menuju jendela. Baekhyun pun membuntutinya. “Aneh banget, kan?” tanya Baekhyun sambil menunjuk ke seseorang di…

First Snow

255 words. * “Oh, salju!” seru Baekhyun. Sehun menoleh dan menadahkan tangannya. Benar, salju pertama di tahun ini telah turun. “Haruskah kita membuat permohonan?” “Tidak, hyung. Salju tidak akan membuat permohonanmu jadi nyata.”

Pinky Promise

102 words * “Semangat hyung,” Tao memeluk Baekhyun, tangannya menepuk-nepuk punggungnya. Baekhyun melepas pelukan lalu duduk di sofa. Tao duduk di sebelahnya sambil menawarkan sebotol air putih, “terima kasih,” jawab Baekhyun sambil tersenyum. “Akhirnya kau senyum,” kata Tao, “Jangan murung lagi, ok?” Baekhyun mengangguk sambil membuka botol air putih lalu meneguknya. “Dengar, kalau kau murung…